Pentingnya Prokes Saat Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Dihimbau Jadikan Masker Sebagai Alat Kampanye

Pentingnya Prokes Saat Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Dihimbau Jadikan Masker Sebagai Alat Kampanye
Foto : Ilustrasi

TANAH DATAR - Dikutib dari berbagai sumber, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menargetkan 54 juta lembar masker dibagikan pasangan calon Pilkada Serentak 2020 selama masa kampanye.

Tito mendorong para calon kepala daerah menjadikan masker dan hand sanitizer sebagai alat peraga kampanye (APK).

Ia mempersilakan para kandidat menempelkan foto, nomor urut, dan nama mereka di masker dan hand sanitizer yang menjadi bagian protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 tersebut untuk dibagikan ke masyarakat.

Pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19 memang akan berbeda.

Di tengah pandemi masyarakat serta para calon kepala daerah harus tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Aidil Anggara salah seorang pemerhati kesehatan dan wabah penyakit menular  menjelaskan dalam melakukan kampanye offline untuk mensosialisaskan para calon kepala daerah, program kesehatan dengan pembagian masker bisa digunakan.

Menurutnya, pembagian masker ini bisa membantu masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Penggunaan masker di masa pandemi seperti ini menjadi sangat penting untuk menurunkan penyebaran virus Covid-19.

“Ya saat ini pasti menjadi sangat berbeda dalam penerapan strategi kampanye, protokol kesehatan harus tetap di terapkan walapun menjadi kampanye terutama secara offline, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak menjadi kegiatan yang harus dilakukan saat ini, ” kata Aidil pada keterangannya (30/11).

Aidil juga menjelaskan para calon kepala daerah harus bisa mengajak masyarakat untuk lebih bisa menjalankan protokol kesehatan, aspek kesehataan saat ini menjadi sangat penting karena penambahan masyarakat yang positif Covid-19 terus bertambah setiap harinya.

“Untuk membantu penerapan protokol kesehatan, para paslon bisa membagikan masker dengan menempelkan gambar, nama atau nomor urutnya  untuk lebih mengenal para paslon tetapi juga bisa mengedukasi untuk masyarakat lebih mentaati pentingnya protokol kesehatan, ” ujarnya.

Dengan menarasikan logo atau branding para paslon di masker dan bisa juga membagikan kepada masyarakat menjadi alat kampanye yang bermanfaat di tengah pandemi ini. (JH)

SUMBAR TANAH DATAR
Joni Hermanto

Joni Hermanto

Previous Article

Sambangi Pasar Batusangkar, Paslon Eka –...

Next Article

Hasil Akhir Paripurna, DPRD dan Pemda Tanah...

Related Posts

Peringkat

Profle

Satria Ferry Sonarya verified

Nanang Suryana

Nanang Suryana

Postingan Bulan ini: 207

Postingan Tahun ini: 488

Registered: Sep 22, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 204

Postingan Tahun ini: 446

Registered: Sep 22, 2020

Agung Setiyo

Agung Setiyo

Postingan Bulan ini: 129

Postingan Tahun ini: 252

Registered: Jan 6, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 106

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Indra Gunawan

Seorang Warga Pesisir Bukit Ditemukan Tewas Gantung Diri
Terkait Perkelahian Pelajar Berakhir Maut, Edi Mulyono: Bahasa dalam Pemberitaan itu Terlalu Berlebihan
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim, Sugianto Sabran: Jangan Ada Lagi Ormas Dayak Demo Pakai Mandau
Gantung Diri Bersama, Pasangan Kekasih di Toraja Utara ini Tinggalkan Sebuah Surat

Follow Us

Recommended Posts

Juru Bicara: Bapak Gubernur Tidak Melalui Proses OTT Tapi Dijemput Secara Baik-baik
Polisi Minta Buronan Kasus Ilegal Mining Untuk Menyerahkan Diri Sebelum Dilakukan Uapaya Paksa
Bincang-Bincang Asdep Kemenpora RI dengan Fahmi Fachrezzy: Ingin Hidup Berkualitas dan Produktif Tetap Aktif Berolahraga
Lily Amelia Salurapa Apresiasi Langkah Persuasif Polri Dalam Menjaga Iklim Bermedia Sosial di Masyarakat
Kadiv Humas Polri Jelaskan Virtual Police Bekerja Untuk Ciptakan Medsos Bersih dan Sehat